Jasdibahrun's Blog

Nikmatnya Al-Quran dengan pemahaman

KISAH HIKMAH


KISAH HIKMAH
[Cerita seorang syaikh]

Kaum bani Israil satu kali mendatangi Musa, “Wahai Musa, kami ingin mengundang Tuhan untuk menghadiri jamuan makan kami. Bicaralah kepada Tuhan supaya Dia berkenan menerima undangan kami” Dengan marah musa menjawab, “Tidakkah kamu tahu bahwa Tuhan tidak memerlukan makanan ” Tetapi ketika Musa menaiki bukit Sinai, Tuhan berkata kepadanya, ” Kenapa tidak engkau sampaikan kepada-Ku undangan ini ? Hamba-hamba-Ku telah mengundang Aku. Katakan kepada mereka Aku akan datang pada pesta mereka, jumat petang.

Musa menyampaikan berita Tuhan itu kepada umat-Nya. Berhari-hari mereka sibuk mempersiapkan pesta itu. Pada hari jumat sore, seorang tua tiba dalam keadaan lelah dari perjalanan jauh. “Saya lapar sekali, ” katanya kepada Musa. “Berilah aku makanan” Musa berkata, Sabarlah Tuhan Rabbul Alamin akan datang. Ambillah ember ini dan bawalah air kesini. Kamu juga harus memberikan bantuan. Orang tua itu membawa air dan sekali lagi meminta makanan. Tapi tak seorangpun memberikan makanan sebelum Tuhan datang. Hari makin larut, dan akhirnya orang-orang mulai mengecam Musa yang dianggapnya memperdayakan mereka

Musa menaiki bukit Sinai dan berkata, ” Tuhanku, saya sudah dipermalukan di hadapan setiap orang karena Engkau tidak datang seperti yang Engkau janjikan, Tuhan menjawab, Aku sudah datang. Aku telah menemui kamu langsung, bahkan ketika Aku bicara kepadamu bahwa Aku lapar, kau menyuruhku mengambil air. Sekali lagi Aku minta, dan sekali lagi engkau menyuruh-Ku pergi. Baik kamu maupun umatmu tidak ada yang menyambut-Ku dengan penghormatan.

Tuhanku, seorang tua memang pernah datang dan meminta makanan. Tapi ia hanyalah manusia biasa.

Aku bersama hamba-Ku itu. Sekiranya kamu memuliakan dia, kamu memuliakan Aku juga. Berkhidmat kepadanya berarti berkhidmat kepada-Ku.

Seluruh langit terlalu kecil untuk meliputi-Ku, tetapi hanya hati hamba-Ku yang dapat meliputi-Ku. Aku tidak makan dan minum, tetapi menghormati hamba-Ku berarti menghormati Aku. Melayani mereka berarti melayani Aku.

December 11, 2010 - Posted by | Serba-serbi, Uncategorized

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: